Kamis, 19 Maret 2009

membebaniku

tertidur lagi..
masih menangis dalam sela waktu.
dan tanganku ini masih memegang erat kepalaku..
kepalaku..

semua yang membebaniku.
sungguh membebaniku.
sungguh membebaniku.
sungguh membebaniku..

lemah tetap menari..
langkahku..
mencoba tetap berdiri..
ku menangis.
masih tetap mencari..
jalanku..
memahami beban itu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar